Sunday, February 26, 2017

Mengapa Langit Berwarna Biru ?


https://mengubahmimpi.files.wordpress.com/2013/09/cropped-langit.jpg



Apakah pernah bertanya-tanya mengapa langit berwarna biru? Bagaimana prosesnya hingga langit berwarna biru seperti yang kita lihat. Penjelasan ini mungkin akan membantu.

Semua berhubungan dari sinar matahari. Sinar matahari sesungguhnya berwarna putih.

Semua cahaya putih, termasuk cahaya matahari, tersusun dari banyak cahaya yang warnanya berbeda-beda. Masing-masing berhubungan dengan panjang gelombangnya.

Nah, ada beberapa hal yang bisa terjadi kalau cahaya putih itu berbenturan dengan berbagai benda. Kalau melewati benda transparan, seperti air, maka cahaya akan berubah arahnya. Sebab, kecepatan cahaya akan berubah saat ia merambat dari satu medium ke medium lain.

Sedang kalau menimpa cermin, maka cahaya akan dipantulkan ke satu arah. Benda lain bisa menyebabkan cahaya berhamburan ke banyak arah. Nah, birunya langit tadi adalah hasil hamburan semacam itu,

Ketika cahaya matahari melewati atmosfer bumi, akan terjadi proses hamburan oleh udara dan partikel-partikel lain seperti debu dan kabut. Proses hamburan ini akan memisahkan warna-warna pada sinar matahari.

Cahaya dengan panjang gelombang yang pendek, seperti biru dan violet akan dihamburkan ke sudut yang lebih besar ketimbang cahaya dengan panjang gelombang yang lebih panjang, seperti merah dan kuning.

Namun, karena mata manusia lebih sensitif terhadap warna biru, makanya yang kita lihat adalah warna langit yang biru. Di samping bahwa cahaya violet diserap oleh atmosfer.

Penetapan Besi Secara Spektrofotometri



PERCOBAAN II
PENETAPAN BESI SECARA SPEKTROFOTOMETRI SINAR TAMPAK
I.     Tujuan
Adapun tujuan pada percobaan ini yaitu untuk menerapkan metode kurva kalibrasi pada penentuan kadar besi secara spektrofotometri.

II.  Dasar teori
Spektrofotometri merupakan metode analisis yang didasarkan pada absorpsi radiasi elektromagnet. Cahaya terdiri dari radiasi terhadap mana mata manusia peka, gelombang dengan panjang berlainan akan menimbulkan cahaya yang berlainan sedangkan campuran cahaya dengan panjang-panjang ini akan menyusun cahaya putih. Cahaya putih meliputi seluruh spektrum nampak 400-760 mm (Anonim, 2011).
Spektrofotometri merupakan suatu perpanjangan dari penelitian visual dalam studi yang lebih terinci mengenai penyerapan energi cahaya oleh spesi kimia, memungkinkan kecermatan yang lebih besar dalam perincian dan pengukuran kuantitatif.
Spektrofotometri menyiratkan pengukuran jauhnya penyerapan energi cahaya oleh suatu sistem kimia itu sebagai suatu fungsi dari panjang gelombang radiasi, demikian pula pengukuran penyerapan yang menyendiri pada suatu panjang gelombang tertentu (Underwood, 1996).
Dalam analisis spektrofotometri digunakan suatu sumber radiasi yang menjorok ke dalam daerah ultraviolet spektrum itu. Dari spektrum ini, dipilih panjang-panjang gelombang tertentu dengan lebar pita kurang dari 1 nm (Anonim, 2011).
Spektrofotometri ini hanya terjadi bila terjadi perpindahan elektron dari tingkat energi yang rendah ke tingkat energi yang lebih tinggi. Perpindahan elektron tidak diikuti oleh perubahan arah spin, hal ini dikenal dengan sebutan tereksitasi singlet (Khopkar, 2003).

Selengkapnya :

http://www100.zippyshare.com/v/agpqgcTJ/file.html

Sunday, July 1, 2012

REAKSI REFORMATSKY


Reaksi Reformatsky (kadang-kadang dieja reaksi Reformatskii) adalah sebuah reaksi kimia yang mengkondensasi aldehida 1 (atau keton) dan ester halo-α 2 dengan logam seng membentuk β-hidroksi-ester 3. Reaksi ini ditemukan oleh Sergei Nikolaevich Reformatskii.

Reagen organoseng, juga disebut 'enolat Reformatskii', dibuat dengan mereaksikan ester halo alfa dengan bubuk seng. Enolat reformatskii kurang reaktif daripada reagen Grignard, sehingga adisi nukleofilik ke gugus ester tidak terjadi.

        Jika ester α Bromo direaksikan dengan 2n, dengan sedikit aldehid atau keton akan menghasilkan ester β hidroksi, reaksi ini disebut “Reaksi Reformatsky”.
Catatan:
1.     Untuk pembuatan asam β hidroksi dan turunannya, maka α Bromo ester dan 2n bereaksi dalam ester absolut menghasilkan senyawa antara organo seng.
2.     Reaksi reformatsky hanya untuk ester  yang  mengandung Brom dalam posisis α.
3.     Reaksi ini banyak digunakan untuk pembuatan asam karboksilat.
4.     Jika direaksikan dengan aldehid atau keton, maka akan terjadi reaksi karbanion menyerang karbon-karbonil.
    Selebihnya Download : 
http://www.ziddu.com/download/19811497/REAKSIREFORMATSKY.docx.html

ALKILASI ESTER MALONAT

Enolat ester malonat biasanya dibuat dengan mengolah ester itu dengan natrium etoksida.yang disiapkan dengan melarutkan logam natrium dalam etanol takberair, etanol yang digunakan 95% bukan etanol yang biasa. Hal ini disebabkan karena etanol lebih berperan sebagai pelarut untuk reaksi itu. Kemudian ditambahkan dietil malonat. Ion etoksida merupakan basa yang labih kuat dari pada ion enolat ; oleh karena itu kesetimbangan asam-basa terletak pada sisi anion enolat yang terstabilkan oleh resonansi.
Reaksi alkilasi adalah khas penukar ganti SN2 oleh suatu nukleofil. Metil halida dan alkil halida primer memberikan rendemen terbaik, sementara alkil halida sekunder memberikan rendemen yang lebih rendah karena adanya reaksi eliminasi yang menyaingi.
Jika ester malonat tersubtitusi ataupun tidak, dihidrolisis dalam larutan asam yang panas, terbentuklah suatu dwiasam-β dan dapat menjalani dekarboksilat. (kadang-kadang dekarboksilat baru terjadi pada saat dwiasam ini disuling).

Selebihnya Download :
http://www.ziddu.com/download/19811468/ALKILASIESTERMALONAT.docx.html